Pandora

Apakah kamu tahu cerita Kotak Pandora? Pandora, yang adalah istri dari Epimetheus yang adalah adik dari Prometheus, membuka kotak yang diberikan oleh Zeus yang berakibat kepada bebasnya segala macam bencana dan kesengsaraan kepada dunia. Pandora sengaja, tapi tidak tahu. Pandora hanya ingin tahu. Tapi berujung kepada bencana dan kesengsaraan.

Kali ini, aku adalah Pandora.

Kali ini, wadah penampung bencana itu adalah gawai. Gadget. Yah, pas sekali dengan konteks masa kekinian.

Aku sama seperti Pandora. Sengaja. Karena penasaran.

Padahal awal ceritanya sangat manis. Aku diliputi oleh aura kebahagiaan yang rasanya sangat manis saat itu. Janji bertemu dengannya untuk menghabiskan malam itu berdua seakan mengangkat setiap sudut bibirku setengah hari itu. Terlebih lagi ketika aku melihat sosoknya malam itu. Sangat manis. Sangat anggun. Macam Dewi Athena, istri sang dewa besar Zeus.

Lalu kulihat “hadiah dari Zeus itu”. Gawainya. Gawai sang Athena yang diletakkan begitu saja. Apa isinya? Aku tidak tahu. Aku yang merupakan seorang manusia biasa tidak punya kekuatan dan pengetahuan setara dewa.

Kuraih “hadiah Zeus” itu. Perlahan kulihat isinya.

“Kamu ngapain di HP aku?”
“Kamu ngobrol lagi sama dia? Kayanya manis banget ini ngobrolnya.”
“Eh? Cuma ngobrol biasa kok. Kan dia temenku. Kamu overprotektif banget sih.”
“Tapi ini manis banget… kamu ada apa-apa lagi sama dia ya?”
“Aku gak ada apa-apa sama dia. Sudah cukup. Kesalahan yang lalu ya yang lalu aja. Gak ada lagi sekarang.”
“Tapi ini… apa dong?”
“Pokoknya aku gak ada apa-apa lagi sama dia. Bebas kamu percaya atau nggak.”

Hari-hari indah bersama Athena berakhir saat itu. Sang dewi tidak berkata apa-apa lagi kepada satu-satunya manusia penganutnya ini. Begitu juga penganutnya; ia tak punya kekuatan apapun untuk kembali membuka pembicaraan dengan dewi kesayangannya. Kami terperangkap dalam kekecewaan dan kecurigaan masing-masing.

Lalu kuingat sebuah pepatah: “Curiosity killed the cat“. Yah, aku bukan manusia penganut dewa kali ini. Aku adalah kucing yang mati sia-sia karena rasa penasaranku yang menggelitik ini.

Sekarang, aku hanya bisa mencari harapan yang terletak di dasar “hadiah zeus”, seperti yang disebutkan di dalam cerita. Harapan apapun yang dapat memperbaiki musibah yang menerpa diriku dan Athena.

Itupun kalau ada.

Aku harap harapan itu ada.

Advertisements

One thought on “Pandora

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s